Teddy Bear Telah Berlatih Berbicara di Rumah Sakit Anak

Ini adalah episode terbaru dalam serial video Bits, yang disebut Robotica, memeriksa bagaimana robot siap mengubah cara kita berbisnis dan melakukan kehidupan kita sehari-hari.

Bisakah boneka beruang robot membantu meringankan kecemasan, rasa sakit dan isolasi anak di rumah sakit?

Itulah harapan Dr. Peter Weinstock, direktur program pelatihan di Rumah Sakit Anak Boston yang bernama Program Simulator, dan Cynthia Breazeal, direktur kelompok robot pribadi di Lab Media M.I.T.

Keduanya telah berkolaborasi untuk membawa Huggable, prototipe robot sosial yang dikembangkan di laboratorium, ke rumah sakit, yang mendanai penelitian 90 orang untuk menentukan apakah robot tersebut dapat memiliki nilai terapeutik bagi anak-anak yang harus bertahan dalam masa inap di rumah sakit yang lama.

Perangkat ini pada dasarnya adalah boneka berteknologi tinggi, dapat berbicara dan bermain dengan pasien dengan bantuan operator jarak jauh. Untuk studi lanjutan, sepertiga anak bermain dengan Huggable, sepertiga lainnya berinteraksi dengan gambarnya di tablet dan sisanya diberi boneka beruang biasa. Semua anak-anak direkam di video dan memakai gelang, yang disebut Q Sensor, yang mengukur perubahan fisiologis.

Rumah sakit mulai mengumpulkan dan menganalisis data dengan bantuan peneliti dari Northeastern University. Weinstock berharap penelitian ini akan membantu dokter memahami keadaan emosional anak-anak dengan lebih baik, sesuatu yang dia sebut sebagai tanda vital keempat.

"Kami berpikir banyak tentang detak jantung, tekanan darah dan berapa banyak oksigen di dalam darah, tapi kami tidak memiliki monitor yang bagus untuk bagaimana perasaan anak saat ini. Yang kita tahu adalah bahwa anak-anak yang lebih bahagia, yang merasa lebih baik, bisa memiliki efek besar pada penyembuhan," katanya, dikutip dari new york times, September 2017.

Menurut rumah sakit tersebut, anak-anak Boston telah menginvestasikan $ 500.000 dalam penelitian robotika sosial, termasuk studi Huggable.

Sementara itu, Breazine mengatakan bahwa dia ingin bekerja untuk membuat Huggable mampu beroperasi secara mandiri, tanpa bantuan seorang dalang. Robot bisa menjadi gangguan yang menyejukkan dan sekaligus menangkap data dan informasi dari pasien, yang akan diberikan ke staf rumah sakit, untuk selanjutnya sebagai data dalam memperbaiki kelangsungan perawatan.

"Suatu hari kita bisa melihat ini sebagai standar perawatan, di mana setiap anak yang masuk ke rumah sakit anak mungkin mendapatkan sesuatu seperti ini," kata Dr. Breazine.


0 komentar:

Post a Comment