L iverpool dilarang melakukan penandatanganan pemain akademi dan didenda £ 100.000

Liverpool telah didenda £ 100.000 dan dilarang melakukan kesepakatan penandatanganan dengan pemain yang berasal dari akademi klub-klub Liga Premier. Setelah dinyatakan bersalah mendekati seorang pemain dari akademi klub Stoke City, namun mengingkari kesepakatan dan melanggar aturan Liga Premier.

Liga Premier mengumumkan hukuman tersebut pada hari Rabu (5/4/2017), menyusul penyelidikan yang dimulai dengan tuduhan bahwa Liverpool telah menjanjikan anak berusia 11 tahun dari Stoke namun mengingkari kesepakatan untuk membayar biaya di sekolah swasta. Orang tua anak itu menarik diri dari kesepakatan dengan klub yang bermarkas di Anfield tersebut sebagai konsekuensinya dan mengeluh ke Liga Premier di tengah tuduhan mereka telah meninggalkan tanggung jawab untuk ribuan pound dari biaya sekolah.

Liverpool, yang menerima sanksi, telah dianggap bersalah berbicara kepada pemain dan / atau keluarganya secara dini dan menawarkan bujukan, termasuk membayar untuk anak dan anggota keluarga agar menghadiri pertandingan di Anfield. Liverpool bersikeras mereka akan menandatangani dan mendaftarkan anak itu. Tapi untuk interpretasi Liga Premier aturan 299,1 dan penguasa baru, diperkenalkan musim panas lalu, yang menyatakan tawaran pendidikan swasta harus diperluas untuk semua pemain akademi. Stoke, yang tidak mengajukan keluhan, yang membayar biaya sekolah anak itu ketika Liverpool untuk membuat pendekatan terhadap mereka, mendorong klub Anfield untuk melakukan hal yang sama.

Keputusan itu berarti Liverpool tidak dapat memasukan pemain yang telah didaftarkan ke yang lain di klub Premier League atau Liga Sepak Bola Inggris akademi selama dua tahun. Tahun kedua larangan ditangguhkan untuk jangka waktu tiga tahun.

Liga Premier dikonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memberikan sanksi kepada Liverpool FC sehubungan pendekatan klub terhadap. Pemain akademi yang bersangkutan sebelumnya terdaftar di Stoke City FC. Upaya pendekatan Liverpool pada September 2016 dan Stoke menyetujui kompensasi. Namun ditolak oleh dewan Premier League karena tawaran untuk membayar biaya sekolah swasta pemain.

Dalam penyelidikan menyusul penolakan itu, Liga Premier menemukan bukti bahwa perilaku Liverpool sebelum menerapkan untuk mendaftarkan pemain melanggar aturan Liga. Liga menemukan bukti yang menunjukkan komunikasi yang teratur antara perwakilan klub dan anggota keluarga pemain.

Liverpool telah mengakui pelanggaran aturan terhadap mereka. Klub akan membayar denda £ 100.000 dan akan larangan mendaftarkan setiap pemain akademi yang telah terdaftar dengan klub Premier League atau EFLn.

Larangan Liverpool ini mirip dengan hukuman yang diberikan kepada Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tidak akan mempengaruhi upaya mereka untuk menandatangani Ryan Sessegnon dari Fulham musim panas ini. Pemain yang berpoisisi di bek kiri itu telah mengalami peningkatan sklii-nya dan enjadi terkenal di Craven Cottage.(kakiku kram)

Images:
The guardian

0 komentar:

Post a Comment