Membuat Kesalahan Dapat Menempatkan Otak pada 'Offline'

Kesalahan dapat terjadi saat belajar, tapi otak membutuhkan waktu untuk istirahat ketika akan memasuki pelajaran selanjutnya.

Ketika memghadapi pelajaran atau keputusan yang cepat, dan merasa terjadi kesalahan maka akan menurunkan akurasi pada pilihan berikutnya. Otak akan mengatakan, ‘Anda kacau’. Ini akan menjadi bumerang dan mengalihkan perhatian berikutnya dari tugas di tangan. Kemudian menyebabkan kesalahan yang lainnya.

“Tampaknya waktu menjadi sedikit untuk orang-orang setelah melakukan kesalahan. Di mana kita semacam ‘offline;,” kata Jason Moser, seorang psikolog di Michigan State University di East Lansing, dikutp dari sciencenews.org.

Untuk menguji respon masyarakat guna membuat kesalahan, Buzzel dan rekan-rekannya di George Mason University di Fairfax, Va., memantau aktivitas otak 23 partisipan saat mereka bekerja melalui tugas yang menantang. Lingkaran konsentris melintas sebentar di layar, dan peserta harus merespon dengan satu tangan jika dua lingkaran dengan warna yang sama dan sisi lain jika lingkaran yang warna agak berbeda.

Setelah membuat kesalahan, peserta umumnya menjawab pertanyaan berikutnya dengan benar jika mereka memiliki beberapa waktu lebih untuk pulih. Tapi ketika tantangan berikutnya datang sangat cepat setelah kesalahan, sesedikit 0,2 detik, akurasi turun sekitar 10 persen. Aktivitas listrik direkam dari korteks visual menunjukkan bahwa peserta kurang memperhatikan pelajaran berikutnya.

Dalam kehidupan nyata, orang biasanya memiliki waktu - bahkan jika hanya beberapa detik - untuk merenungkan kesalahan sebelum harus membuat keputusan lain, kata Jan Wessel, seorang psikolog di University of Iowa di Iowa City. Namun dalam beberapa kegiatan seperti mengendarai mobil atau memainkan alat musik, orang harus pulih dari kesalahan secara cepat sambil terus berupaya untuk benar dalam melaksanakan sisa tugas, katanya. tindakan tersebut mungkin mendorong batas pengolahan kesalahan.(kakikukram.com)

Images:
sciencenews.org

Powered by Blogger.