Champions - Pertemuan Khusus Bagi Ancelotti

Dua tim besar dalam sepak bola Eropa, Bayern Munchen dan Real Madrid akan saling bertemu pada perempat final Liga Champions 2016/2017. Munchen yang melewwati awal musim cukup sulit, dalam perjalanannya berhasil mencapai permainan puncaknya di waktu yang tepat. Ketika membuat tim kuat, Arsenal meronta-ronta di 16 besar.

Pertemuan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid ini pun Munchen sudah melewatinya sebanyak 22 kali, dengan hasil imbang sebanyak sembilan pertandingan. Sebelas lagha dimenangkannya, dan sembilan kali Madrid menang.

Pertemuan pertama keduanya pada 1976 silam, saat itu Bayern berhasil menang 3-1. Terakhir saat Di Maria menghancurkan Munchen yang saat itu dipegang oleh Guardiola di kursi pelatih dengan skor 4-0.

Hasil yang cukup berimbang antara keduanya. Tim yang mempunyai pemain-pemain berkelas di setiap posisinya, yang nantinya akan memberikan sajian permainan sepak bola cukup menarik. Sergio Ramos akan berurusan dengan Robert Lewandowsk. Kemudian pertempuran di lini tengah, yang akan diisi oleh Xabi Alonso.

Kedua tim dengan pemain bintangnya, akan dikemas oleh dua orang manajer, yaitu Zinedine Zidane dan Carlo Ancelotti. Strategi Zidane akan diuji dengan bertemunya pendahulunya di Madrid ini. “Melawan Madrid jelas sangat khusus bagi saya. Ini akan menarik bagi saya untuk kembali ke Madrid, tim yang fantastis, pemain dan pelatih fantastis. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit tapi kami yakin dan kami memiliki kesempatan untuk melaluinya,” kata Ancelotti, dikutip dari situs resmi klub.

Hasil undian lainnya, perwakilan dari Inggris yang masih tersisa, Leicester akan bertemu dengan Atletico Madrid. Kedua tim sebelumnya pun sempat bertemu, sebanyak empat kali dengan hasil imbang satu kali, dan tiga kemenangan dipegang oleh Atletico. Terakhir pertemuan mereka pada 1997 lalu di Piala Uefa.

Kedua tim saat ini pun cukup sulit untuk ditebak siapa nantinya yang akan memimpin. Atletico yang mempunyai kecakapan pertahanannya merasa yakin bisa menangani para pemain The Foxes. Leicester pun tak kalah mengesankannya di ajang Eropa. Seperti yang terakhir mampu mematahkan perjuangan Sevilla. Namun, pemain The Foxes Morgan dan Robert Huth belum pernah menghadapi striker dengan kecerdasan dan pergerakan, Griezmann.

Kemudian, Borussia Dortmund akan bertemua dengan perwakilan dari Ligue 1, Monaco. Aubameyang saat ini adalah salah satu pemain depan terbaik di Eropa. Bakat menyerangnya akan diuji oleh pertahanan kuat dari tim yang saat ini sedang menduduki peringkat pertama di kompetisi dari negaranya.

Selanjutnya, juara abadi Italia, Juventus nantinya bertemu dengan tim asuhan Enrique, Barcelona. Keduanya sudah bertemu sebanyak sembilan kali, dengan dua kali hasil imbang, tiga kemenangan untuk Barca dan sisanya diambil oleh Nyonya Tua.

Pertempuran yang menarik akan terlihat di sisi pertahanan Juventus. Di mana Bonucci merupakan bek terbaik Eropa saat ini, dengan pertahanan terakhirnya Buffon. Mereka akan diuji oleh tajamnya lini depan Barca yang diisi Messi, dan Neymar.(kakikukram.com)

Images:
Fcbayern.com

0 komentar:

Post a Comment