Mengapa Kambing Gunung Merupakan Pendaki yang Lebih Baik daripada Anda?

Kambing gunung mungkin merupakan pendaki terbaik di dunia. Mampu melewati tebing dengtan skala vertical dengan mudah, menyaingi pemanjat tebing terbaik di dunia dari manusia yang memiliki keuntungan dari segi peralatan keselamatan. 

Hanya bagaimana hewan bernama latin Oreamnos americanus ini mengelola tanjakan dengan sedikit misteri. Para peneliti menduga otot–otot besar yang dimiliki hewan ioni di leher dan bahu memainkan perannya.

Melalui video yang ada di youtube, dua orang peneliti bernama Ryan Lewinson dan Darren Stefanyshyn dari University of Calgary melihat seekor kambing gunung jantan muda memanjat bukit di Canadian Rockies. Dari sembilan frame, hewan ini membuat serangkaian lompatan berderap.   

Dalam enam frame pertama, kambing gunung mendorong keluar permukaan batu. Kemudian di tiga frame terakhir, hewan itu menarik sendiri ke atas bukit dengan anggota tubuh bagian depannya.

Dikutip dari sciencenews.org, para peneliti menemukan kaki depan tetap dekat dengan tubuh hewan sedangkan kaki belakang memperpanjang, menciptakan kekuatan pendorong yang kuat ke atas.

Kemudian, kambing gunung menggunakan otot-otot yang kuat di leher dan bahu untuk mendorong tubuhnya ke atas bukit sambil menjaga siku terselip untuk menjaga gerak lurus ke atas.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah semua kambing gunung mendaki dengan jalan seperti ini? Para peneliti mencatat bahwa ini adalah studi hanya pada satu binatang, dan yang muda pada saat itu. Mungkin kambing gunung lainnya, baik muda atau lebih tua, memanjat dengan cara yang berbeda. Plus, ini merupakan penelitian oportunistik, di mana para peneliti tidak memiliki kontrol atas pengaturan.

"Akibatnya," mereka menulis, "tidak diketahui jika semua kambing gunung menunjukkan pola gerakan yang sama, atau bagaimana pola gerakan ini berubah dalam kondisi lereng gunung yang berbeda."

Dengan kata lain, mereka akan membutuhkan lebih dari video YouTube Anda untuk mencari tahu.(kakiku-kram)

Images: sciencenews.org
Powered by Blogger.