Pele Mencium Bob Marley

Lima kali juara Piala Dunia, Brasil menjadi negara tersukses dalam mengikuti ajang FIFA World Cup sejak 1916. Sampai kini, negeri yang pernah menjadi wilayah jajahan Portugal itu pun cukup disegani dalam dunia sepakbola.

Tak hanya kaya akan pemain-pemain kelas dunia, namun Brasil juga memiliki banyak karya seni yang berkelas. Melalui tangan seorang seniman dari Sao Paulo, Luis Bueno, sepakbola dibahasakannya untuk mengungkapkan rasa kasih sayang.

Ungkapan kasih sayang di kawasan perkotaan, di mana terkadang orang-orang sangat egois. Bueno memakai ikon pesepakbola Brasil, Pele untuk menggambarkan budaya Brasil dengan mencium tokoh-tokoh besar dari berbagai negara.

Lahir pada 1980, Bueno merupakan seorang guru. Dia memiliki gelar dalam desain grafis, dan master di visual arts. Ia saat ini bekerja sebagai desain grafis, illustrator buku, serta penerbit majalah. Ia mengajarkan disiplin ilmu seperti teori warna, ilustrasi, dan grafis komputer untuk pasca sarjana.

Bueno mulai berkeksperimen pada 2009. Tahun itu ia menciptakan seri Pele. Pada karya pertama yang ditunjukkannya, memakai gambar Pele saat mencium petinju dunia, Muhammad Ali selepas pertandingan terakhir yang dilakukan oleh pencetak gol terbanyak di tim nasional Brasil, saat bermain di New York Cosmos, 1977.

Dari karya itu, ia kemudian kagum. Membuat karya-karya lainnya dengan gambar Pele mencium siapapun.

Gambar Pele dipotongnya, kemudian jersey yang digunakan diubah warnanya. Setelah digabungkan dua gambar tokoh, sedikit diberi sentuhan cat agar menyerupai keaslian. Beberapa karyanya yang ditunjukkan ke publik, seperti Pele mencium Leonardo da Vinci, Mona Lisa, Salvador Dali, Bob Marley, Marylin Monroe, David Bowie, dan lainnya.

Dari karya seninya itu, peristiwa perjumpaan Pele dengan mencium beberapa tokoh dunia, menurut Bueno, merupakan ungkapan kasih sayang.

“Ini adalah sikap kasih sayang, yang merupakan sesuatu yang kadang-kadang kurang di konteks perkotaan, di mana orang-orang sangat egois. Dan itu adalah cara untuk menggambarkan pertemuan budaya Brasil dengan simbol-simbol besar dari konteks yang berbeda,” katanya.(gajah balbalan)


Foto: internet

Powered by Blogger.